Tampilkan postingan dengan label moment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label moment. Tampilkan semua postingan

November 05, 2011

Hajj Mubarak

Hajj Mubarak

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْد.
kumandang takbir terdengar diawal senja dengan berpayung langit jingga
aku berada ditengah keramaian bersama seorang saudara yang duduk dibelakangku
tiba-tiba aku merasa ingin tersedak dengan sesak menghimpit dada


aku berhenti diantara mereka, keramaian
dan sesaat seperti roll-film yang diputarkan secara acak dan cepat dikepalamu
aku melihat kilasan gambaran peristiwa idul adha tahun lalu

di sudut itu ada nenek yang berdoa diatas sajadahnya,
mama yang terbaring lemah diruang ICU,
adikku aidil yang duduk dipintu masuk rumah sakit itu
dan aku yang tertegun memikirkan cara mendapatkan 6 kantung darah golongan B yang dibutuhkan mama waktu itu

Idul adha 2010.. idul adha terakhir bersama keluargaku yang sesungguhnya.
Karena pada idul adha tahun ini aku benar-benar sendiri.
bukan hanya aku, aku sadar benar, bahwa perasaan adikku tak berbeda dengan apa yang kurasa saat ini.
Hampa.. dan terasing sekalipun ditengah keramaian.
Bahkan aku hampir lupa rasanya bagaimana kuatnya hasrat untuk bertemu keluarga, dan bagaimana rasanya memiliki keluarga itu sendiri
Bukan, bukan karena tidak ada yang menemani atau peduli
hanya saja pembatas itu sudah terlanjur tersusun sedemikian rupa, bahkan tanpa aku sadari seiring beranjaknya waktu dan memakan tahun-tahun usiaku.

Idul Adha 2011 tak ada lagi tangisan memohon maaf dan pelukan kasih sayang dari nenek dan mama atau polah gengsi antara aku dan aidil
tidak ada lagi kumandang takbir yang kami teriakkan bersama-sama dari teras lantai dua rumah kami
tidak ada lagi derai tawa ketika semua anggota keluarga besar berkumpul bersama kami
hilang..semuanya berganti..dan tak akan terulang kembali

malam ini, tangisan kerinduan dengan melalui doa yang kami kirimkan
inilah kerinduan yang tak tertahankan..
kerinduan akan nenek yang senantiasa menemani sholat ied ke masjid,
bahkan kerinduan akan pertengkaran kecil yang biasa kami lakukan yang kini terasa janggal karena hanya menyapa lewat facebook saja

Idul adha kali ini, benar-benar hanya ada aku, milikku, dan diriku sendiri


September 02, 2011

SEBUT SAJA..APAPUN ITU.


Sebut saja itu emosi
Dengan dia yang setia bersamaku
Sebut saja itu emosi
Dengan dia yang saat itu menjadi pendengarku
Sebut saja emosi
Dengan dia yang sabar dan terdiam ketika aku kehilangan kendaliku
Dan sebut saja itu emosi ketika semuanya berantakan dan akhirnya mengalir keluar begitu saja dariku
Sebut saja aku adalah bentuk emosi yang kalah
Yang akhirnya jatuh dan berderai dengan bunyi denting yang belum pernah kau dengar
Aku yang menangis dengan air mata yang mengalir kedalam hatiku
Yang pipinya tak perlu kau hapus dengan jemari tanganmu karena aku menyembunyikannya

Sebut saja jalan itu adalah saksi
Beserta kamu! saksi atas kekalahanku..
Aku kalah karena akhirnya kamu tahu cerita itu
Memang.. tidak semuanya, tapi aku benci terlihat lemah didepanmu! didepannya! didepan mereka!dihadapan kalian orang-orang disekelilingku!
Oh Tuhaan!!
Aku benci diriku sendiri yang bahkan tidak mengerti mengapa aku bisa menjadi selemah ini!
Aku benci menjadi lemah! benci! benci!
Aku benci ketika emosi mengalihkan perhatianku!

Dan ketika kamu memberikan pelukan itu ditengah jalan sepi yang kita lewati
Aku menjerit didalam hati dengan tangisku yang semakin menjadi
Lukaku menguak, menampakkan sisa darah yang mengering
Yang terasa perih tertiup angin sore
Dengan pohon-pohon dijalan itu yang memeluk kita dengan anginnya
Sesaat aku merasa pulang kerumah
Rumah..bahkan aku sudah lupa bagaimana rasanya pulang kerumah

Aku gemetar menahan air mata didalam pelukanmu, namun kamu terus memegang kepalaku dan berbisik kita akan menghadapinya
Dan mengatakan kamu akan bersamaku
Dan kita saling menatap, berjanji dalam diam
Dan aku kembali duduk dibelakangmu dan menyandarkan kepalaku dipunggungmu
Dan kamu berkata 'menangislah, aku tak akan melihatmu'
Dan aku tertawa dengan air mata yang mengenang dipelupuk mataku
Tahukah kamu aku membasahi kerudungmu, dengan air mata yang tak kau lihat itu?

Dan sisa sore itu kamu tetap bersamaku, melihat aku menghadapi mereka, melihat aku melawan emosiku, melihat aku memulihkan diriku sendiri
Disudut ruang itu kau hanya duduk dan menyaksikan semuanya
Sungguh, saat itu ingin sekali aku memelukmu dan tak ingin melepasmu pergi
Aku menyayangimu selalu..
Kelak, ketika kita, kau atau aku yang mengingat tentang kisah ini, sebut saja itu kenangan, sebut saja waktu yang terhenti, apapun itu.. sebut saja istilahmu! Aku pasti tahu..karena rahasia sore itu hanya kau, aku dan Allah yang tahu.

PS : Untukmu yang bersamaku disuatu sore di awal bulan Syawal, dengan aku yang melepaskan topengku untuk pertama kalinya di hadapanmu

Agustus 18, 2011

Absurd

ketika keraguan itu datang maka kutolehkan kepala ku kepadanya
berharap dia mengerti dan menepis prasangka itu dariku
seperti saat ini..kebingungan itu terlalu mudah menghampiri
namun lagi lagi dia hanya menatap lurus kedepan
tak sedikit pun menoleh padaku
walau aku telah memanggilnya berkali kali
meneriaki pertanyaan itu berkali kali
dia hanya diam dan tak menjawabku
karena gema dari suara-suara itu hanya berkecamuk didalam fikiran dan hatiku

ah.. apakah kamu lupa vitra
dia sama saja sepertimu
mana mungkin dia tahu apa yang sedang ada didalam benak dan hatimu
dia bukan seorang read minder
dia hanya manusia biasa
dia bukan manusia super
tetapi dia unik
sangat berbeda, dan sangat rapuh..
apakah kamu percaya vitra tentang kehebatan batu karang yang dihantam gelombang
sebegitu kuatkah karang itu?
bukankah dia adalah mahluk hidup yang lunak dan sangat rapuh pada awalnya?

dan lagi lagi aku tidak bisa menjawab dan menyelesaikan teka teki itu
aku hanya terpekur sementara otakku berputar
mana yang benar? dan mana yang salah?
semuanya hitam dan putih putih dan hitam yang membentuk garis kelabu pada iris mataku

Agustus 11, 2011

Undefine


Here i am, stuck in the world of words
ma word
ur word
her and his word
their word
and everything that created words

we said
we spell
we make sound of its
we collected

then what the word is true?
and what the word is real?
a word just a symbol
and it isn't define anything

Juni 12, 2011

Ora Et Labora with RBunaiya :p

Ora et Labora berasal dari bahasa latin yang di lontarkan oleh my partner Reja aka. Rbunaiya :p waktu kita lagi pusing2 setengah senewen nyari ide buat motto kita untuk orasi pemilihan kepengurusan Osis tahun 2006/2007, tepatnya beberapa bulan setelah kenaikan kelas 2 di SMA kami tercinta, #blweehh.. hahha :p

ehm!! sebentaarr..

Ora et labora, adalah sebuah kalimat dalam bahasa Latin, yang artinya adalah: "Berdoalah dan bekerja." Kalimat ini maksudnya ialah supaya seseorang tidak hanya meminta tetapi juga berusaha.

Tapi bukan ini yang akan ipit ceritakan, hahhaa.. i'll tell you about the moment that i've kept it too long.. when we was too young, too innocent, with our spirit, with our ambition to become the best and the most from others.. :D

it was when we were in high school, =))

Awal kenaikan kelas 2 SMA setelah pembagian rapor, ipit mengundurkan diri sebagai sekretaris kelas, ma brader Reza Bunaiya tetap menjabat menjadi ketua kelas ditahun kedua itu, then my position was replaced by Cut Fa.

Move to the next grade means welcome to the jungle (our school's in the middle of jungle you know, hohoo)! welcome to despicable, welcome to dormitory, hahhaa.. no home, no spoiled, no selfish!! but adapt and shared each others, live survive together!! :D

then, setelah kepengurusan dan segala sesuatu tentang asrama dibereskan, administrasi peraturan ditetapkan, maka kehidupan bermasyarakat Cot Nibong pun dimulai

Fakta yang menarik :

anak lelaki bergembira jika sore hari tiba, itu pertanda kelas tambahan selesai dan mereka bisa main bola kaki sepuasnyaa tanpa takut terlambat pulang #karena jarak lapangan bola kaki dan asrama hanya berjarak kurang dari 100 m :p
#kesalahan fatal mereka adalah sering kali kebablasan main bola, yang ujung2nya menyebabkan mereka rajin jadi masbuq (plus hukuman dong :p) untuk sholat magrib gara2 antrian panjang mandinya ga ketulungan

kalau yang perempuan akan senang untuk berebutan mandi dan menghabiskan waktu duduk2 diteras, bercengkrama aka. menggosip sesama anggota asrama dan tetangga kamar, membaca novel, ada yang membaca Al-quran, duduk2 dianak tangga, bernyanyi, berteriak, sekadar berjalan2 memutari sekolahan, mengunjungi rumah guru sekalian menjahili anak gurunya, hahaha dan sebagainya
#memanglah kalau yang perempuan ini banyak ragamnya, hahaha :p

Nah, ditahun kedua ini juga berakhir jabatan ipt sebagai Sekretaris MPK 2005/2006, dan kepengurusannya diperbarui dgn ketua terpilih Kamil Aqli
#nama ipit sama si kamimin ini sukaa tertukar, Aqli dan Aglin, weleh2 :p

Setelah kepengurusan MPK yang baru ini, maka akan diperbarui juga kepengurusan OSIS utk tahun 2006/2007 yang artinya tugas ini akan dibebankan kepada angkatan ke-3 alias angkatan kami, hadeeuuh..

sejak awal kawan2 uda wanti-wanti ipit utk mencalonkan diri sebagai wakil ketua osis dan berpasangan dengan cedara kamoe tercinta si Ilham T. Sihombing
tapi, sumpaahh.. ipit ga berminat sedikit puunn..

terakhir Ilham menggaet kawan karib dia waktu MTsN si Ismail Sholeh dari kelas sebelah dengan strategi berpasangan dari kelas lain akan mendatangkan kedamaian, memfasilitasi dan meladeni suara maupun aspirasi dari kedua belah pihak kelas yang sejak angkatan ini dimulai sukaaa sekali bersiteru, hahaha, dan otomatis menambah massa pendukung utk pemilihan suara nanti, hahay!

nah, setelah akhirnya bernego sana sini, ipit akhirnya setuju mencalonkan diri dengan catatan ipit mau berpasangan dengan yang perempuan then i choosed Ai aka. Sari Diana, tapi kata Ai kita bakalan kalah jauh,yang artinya kita ga mungkin berpasangan bersama, jadi musti ubah strategi lagi
berhubung ipit memang malas, dan tidak terlalu ingin ambil bagian dalam hal ini ya ipit nyerah begitu sajaa.. i didnt care anymore lah judulnya, hahhaa

#situasi pada waktu itu hanya ada 2 pasangan yg mencalonkan diri : Ilham-Ismail dan Nasir-Ardeman
berhubung ga ada lagi pasangan yang mencalonkan diri, pihak MPK yang baru melaporkan kepada bidang kesiswaan perihal kesiapan pergantian kepengurusan OSIS tahun itu
pada akhirnya dewan kesiswaan mengambil insiatif pada pelantikan MPK yang baru, di mushola sekolah kami tercintaa.

Hari itu Sabtu sore kami semua (yg terdiri dari 6 kelas masing2 dengan 24 siswa atau kurang) berkumpul di Mushola sekolah SMA 5 wira bangsa utk pelantikan kepengurusan MPK dan sertijabnya, trus dilanjutkan dengan wejangan sampai pada akhirnya pengumuman resmi bagi perwakilan atau pasangan yang mencalonkan diri sebagai Ketua-Waka. OSIS 2006/2007

dan tiba-tiba terjadilah tragedi itu..

Ketika nama Reza Bunaiya dipanggil pak Sopar, sumpah ipit mati2an menahan ketawa, soalnya ipit tau si reja mah ogaah mau ribet2 beginian, tapi berhubung dia salah satu yang menonjol diantara angkatan kami yang memang jumlah cowoknya memprihatinkan maka mana bisa mengelak dia, hwhahahaa
it was so funny when i saw his face, Stucked! haahhaa.. sireja jadi salah tingkah celingak celinguk nyari-nyari dukungan, haahhahaa
Nah terus si reja mulai deh melakukan penolakan-penolakan baik dari body language dan serangan penolakan lisannya

then pak Sopar said : ayolah reja, kamu pasti bisa, cukup berpartisipasi saja.. memangnya kamu tidak mau membantu memfasilitasi teman2 kamu untuk menjadi lebih baik,
reja : #mingkem, terdiam seribu bahasa

Hwhahahaa =))
ekspresi si reja saat itu, damn! hahahha sumpah lawaakk :))

dan untuk sesaat pak sopar beralih ke yang lainnya, tiba-tiba salah satu kawan ipit memanggil ipit and she said : pit, dipanggil reja.
#tuing! i was confused, and asked my self, what was going on?

then i sight to the right side the place where's reza with his panic face asked me..
'ipit, kita maju ya'
and i was like HAH!!! #bencana!! >_<

ipit : hah? mksudnya?!!
reja : iya, ipit sama reja, kita pasangan berdua
ipit : #shock! buang muka, panik
terus geleng2, lihat ke reja lagi..unbelievable
ipit : ga mau ipt ja, reja aja, cari kawan yang lain
reja : #muka agak2 panik
ayolah pit, ga papa.. kita berdua ya
ipit : #geleng2, ga mau ipit.. cari yang lain aja pokoknya
reja : #muka disabar2in dan ditenang2kan
ga papa pit, kan ada reja
#klw diingat2 percakapan ini sumpah lucu sangaat, =))
ipit : ga mau, pokoknya ga mau #menggeleng panik
reja : kalau gitu reja ga mau juga, kalau ipit mau reja mau maju
ipit : ya udah.. ga usah maju
#perasaan agak tenang

beberapa menit berlalu si Chalid mencalonkan diri, tp ipit lupa pasangannya siapa, hhaaha

pak sopar said : nah kandidatnya udah ada 3 pasangan, untuk pasangan ke 4 gimana reja? siapa pasangan kamu?

reja : sebentar pak #sambil ngelihat kearah ipit, dan ipit geleng2 ogaahh!!
reja : #pakai bahasa wajah, yang sangat tenang dan meyakinkan ipit
kira2 bahasanya gini :
ya pit? kita maju bareng ya, ga susah kq, kita cuma meramaikan aja, jangan khawatir, kita sama2, ok ya pit

#ekspresi ipit : pemaksaan!! >_<, ipit malaass.. ipit ga mauu rejaa

kawan disebelah ipit (lupa ipit siapa) : udah ipit maju aja, ga apa, biar ad perwakilan kelas kita, biar ada kawan reja
ipit : speechless.
kesian juga lihat wajah reja

pak sopar : gimana reja? siapa pasangan kamu?
reja : #mungkin setelah melihat ekspresi ipt yang agak melunak lantas dia jawab
Vitra Pak!
ipit : #GUBRAAAKK!!! Shock! baru juga ipit pertimbangkan, ipit belum memutuskaann!! ini pemaksaan
reja : #ngeliat kearah ipt sambil senyum2

pak sopar : benar vitra?
ipit : #mati kutu.. akhirnya mengangguk sekali sambil ngelihat reja yang tersenyum penuh kemenangan
pak sopar : vitra, kamu berpasangan sama reja?
ipit : #minta dukungan reja dgn pesan yg tak tersampaikan
#gimana ni jaaa??panik

reja : tenang ada reja #bahasa mulut tanpa suara
ipit : #akhirnya lihat ke pak sopar
iya pak
reja : #senyum2 kearah ipit
ipit : #ekspresi kalah dan nyengir doang, sambil mengkel dikit, untuung lah dia sahabat ipit kalau enggaaa!!! hwaaa >_<, dilema sayaa
pak sopar : #ngomong ke kamil meminta kami melaporkan data pribadi dan sebagainya dan sebagainya
reja : #tenang kita pasti bisa, kita pasti menang
ipit : #jeh, td cm bilang partisipasi doang! awas ya, harus kerjasama pokokny!!
(kami berkomunikasi dan berperang wajah tanpa suara)

akhirnya sukses lah sore itu reja mencalonkan diri sebagai ketua osis, dan ipit menjadi calon wakil ketua osis dadakan

#pada hari pemilihan

ipit : ja, ipit udah susun visi dan misi. tapi ipit bingung kita mau pake motto apa
reja : tenang.. uda ad kq, mottonya biar reja yang cari
yang penting ipit latihan dulu buat orasi, reja mau baca ini dulu
#kertas berisi list visi misi jika kami menjadi pengurus OSIS terpilih

ipit : ga banyak waktu lagi haii...kasih tau ipit dulu cepaatt..
reja : tenang.. udah ada kq
ipit : #melotot, ck, cepat kasih tauu..
reja : itu nanti terakhir kali baru kita keluarkan,
ipit : #cemberut! rejaaa
reja : #tarik napas sedikit
motto kita ORA ET LABORA..

dimana-mana yang penting Berdoa dan Berusaha, cocok?
#senyum2 bangga sikit

ipit : hahhahaa... cocok lah! :p

#kami berdua terlibat pembicaraan konyol diruang kelas kami yang sepi karena semua orang sudah menuju aula sekolah, sampai tiba2 suara si kamil menggaung di mikropon mushola
-semua siswa harap segera ke aula sekolah-

ipit & reja : #pandang2an
ipit : gimana ni jaa.. ipit belum hapal visi misinya #mukapanik
reja : #reja bangkit berdiri dan senyum ke ipit
tenaang, kita pasti bisaa.. yok!

Hahhahaa..

#akhirnya kami berjalan keluar dengan modal nekat, nyengar nyengir ketawa ga karuan dan persiapan apa adanya
pada akhirnya kami saling mendukung, menyemangati satu sama lain dan percaya kami pasti bisa
yang penting Ora et Labora lah, hahhaha



Cc : my partner REZA BUNAIYA :)
i learned from you brader that believe each other make us strong together :)

Maret 25, 2011

SURAT DARI IBU #Rewrite

Lama tak tersentuh, dan aku menemukannya berselimutkan debu

Ada yang berbekas disana, dengan kesan yang terlalu dalam

Mengumbar bau tua dan warna hangat cahaya petang

Dituliskan dengan tangan,

dengan tulisan yang tidak indah namun jelas terbaca

Sebuah Pesan..

Pesan ini dibuat sewaktu mamah masih sakit

Awal desember 2004, kenangan yang sama sekali tidak indah

Tapi meninggalkan Jejak yang tidak terhapuskan

baik oleh waktu, kasih sayang, maupun air mata..


Berawal dari tugas sekolah, pelajaran bahasa Indonesia

'Surat Ibu Untuk Anaknya'

Untuk anandaku tersayang

Terima kasih sudah mau berdamai dengan keadaan

Terima kasih karena mau bersabar

Terima kasih untuk tetap tinggal disamping Ibumu, dan melepaskan Perkemahan Pramuka yang sangat ananda suka

Ingatlah anandaku sayang, Ibunda selalu mendoakanmu

Agar anandaku selalu dilindungi Allah

Agar anandaku tidak lupa dengan shalat lima waktu

Agar anandaku terhindar dari bala bencana dan terselamatkan dari sifat-sifat jahat dunia

Agar anakku tersayang

Dimanapun kamu berada nak, dibelahan bumi manapun kamu berpijak

Semoga ananda tetap menjadi pribadi sendiri dan tegar

Dan untuk ananda tahu, bahwa Ibunda selalu menginginkan kebahagiaanmu nak

Wassalam.


# I love you mama :((

 

vitra's:noktahminor Template by Ipietoon Cute Blog Design